Hijrah

Inspirasi Muslimah Bangga Kenakan Hijab Di Jepang

Menjadi seorang Muslimah yang taat akan perintah Allah adalah keinginan bagi setiap perempuan muslim tentunya. Tapi tidak semua perempuan muslim bisa sampai di fase istiqomah menggunakan hijab dan bahkan memilih melepas hijabnya saat liburan atau pergi ke luar negeri. Namun tidak dengan sosok inspiratif ini.

Para Muslimah ini ada yang memilih menjadi Muallaf dan bangga menggenakan hijab saat mereka balik ke negara asal mereka yap! Jepang. Seperti sosok yang satu ini, Namanya Arisa pada tahun 2012 lalu ia berkeinginan belajar Bahasa melayu di Malaysia. Belajar di Malaysia membuat arisa memiliki banyak teman yang menggenakan hijab dan tempat belajar arisa seseali juga dilakukan di Masjid Tokyo Camii.

Baca juga: Inspirasi Resep Cara Membuat Bakso Isi Telur

Arisa pun terkadang mengikuti beberapa gerakan sholat yang dilakukan oleh teman temanya, selama dua tahun ia hanya ikut ikutan gerakan tersebut dan betapa terkejutnya arisa mengetahui jika gerakan yang ia ikuti itu adalah gerakan shalat. Setelah masa belajar Bahasa Melayunya rampung, arisa memutuskan untuk belajar agama Islam lebih dalam.

Januari 2015 arisa bersyahadat sendiri sesudah membaca Alquran terjemahan Bahasa Jepang, lalu ia pergi ke masjid dan kemudian ada Prof. Msbah ur-Rahman Yousfi yang menuntun Arisa bersyahadat. Arisa berganti nama menjadi Nur Arisa Maryam sebagai nama hijrahnya. Sepulang dari Malaysia ia tetap bangga menggunakan hijab di jepang bagi arisa islam adalah penguat dirinya saat ini.

Ada kisah menarik juga oleh Mutiara Me seorang jurnalis Indonesia yang sempat tinggal di Jepang ia sempat merasakan sebagai minoritas di sana, apalagi musim di Jepang berbeda dengan musim yang ada di Indonesia. Ada juga teman Mutiara me yang menggunakan hijab lalu dibilang hantu oleh seorang anak kecil.

Orang muslim itu layaknya dongeng yang jauh dari pandangan mereka dan akan ditemui di negara  negara jauh yang mereka pandang hanya melalui layar kaca 21 inci, bagi warga asli jepang.

Beberapa tahun terakhir jepang juga sudah lebih membuka diri terhadap pengunjung Muslim dengan tingginya angka devisa dari sektor pariwisata yang tak dipungkiri sangat diperlukan untuk jepang menghadapi resesi ekonomi. Dan saat ini jika ingin pelesir ke beberapa tempat di jepang warga jepang juga sudah tidak mempermaslahkanya teman hijab.

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close