CookingKuliner

Jangan Ngaku Pernah ke Tegal kalau Belum Coba 3 Makanan khas Tegal ini

Kalo denger kata Tegal kemungkinan besar pasti teman hijab akan terbayang sebuah ruamh makan yang biasa di sebut wartegnya, yakni Warung Tegalnya, yang selalu menyediakan nasi beserta aneka macam  lauk pauk yang seleranya adalah selera lauk pauk rumahan.

Tapi tahukan teman hijab bila di kota Tegal sendiri sebenarnya banyak pilihan kuliner apa saja sih kuliner Tegal itu. Nah yuk disimak tulisan berikut yang pasti bikin kami jadi kepengen ke Tegal,

1.     Sate Kambing Muda Balibul dan Batibul

Sebagian orang berpendapat bahwa kota Tegal juga sangat identik dan terkenal dengan kuliner sate kambing mudanya. Konon, daging kambing erat kaitannya dengan teksturnya yang kenyal, namun sebenarnya tekstur ini sangat bergantung pada usia kambingnya. Semakin muda usianya maka akan semakin empuk teksturnya.

Sebutan Balibul merupakan singkatan dari bawah lima bulan, yang merujuk pada usia kambingnya. Sedangkan Batibul merupakan singkatan dari bawah tiga bulan. Nah, biasanya favorit masyarakat Tegal ialah warung yang menyediakan sate kambing Balibul atau sate kambing Batibul itu karena dagingnya yang masih empuk. Jika ingin mencoba mencicipinya maka bisa ke Warung Sate Sari Mendo yang berlokasi di Jalan Kapten Sudibyo dan juga di Jalan KS. Tubun. Sepanjang kawasan tersebut lebih dikenal dengan daerah Tirus. Selain itu ada juga sate kemronyos di Tegal, yakni sate kambing yang dibakar tanpa bumbu, yang lalu disantap dengan tambahan kecap dan irisan cabai.

2.     Kupat Glabed

yang khas Tegal yang pertama adalah kupat Glabed. Makanan yang satu ini benar-benar makanan khas Tegal yang hanya akan bisa ditemui dan didapatkan di Tegal, dan tidak ada di kota lainnya. Jadi untuk mencicipi rasa kupat Glabed ini orang harus datang berkunjung ke Tegal. Lantas seperti apa sih itu kupat Glabed? Kupat Glabed itu merupakan salah satu makanan yang terdiri dari irisan potongan kupat, yakni semacam nasi kepal yang dibungkus daun kelapa dalam pembuatannya, dengan lauknya yang lalu disiram dengan kuah santan berwarna kuning yang akan makin nikmat rasanya jika disantap dengan dilengkapi kerupuk keriting. Kuah dari kupat Glabed ini terbuat dari santan dan tepung maizena yang berbumbu kunyit sehingga warnanya menjadi kuning.

Jenis kuliner ini banyak dijual di berbagai gerai yang berjejer di Alun-alun Tegal, dan di depan stasiun kereta. Kuliner Tegal berupa kupat Glabed ini biasanya dinikmati bersama dengan lauk berupa sate Blengong. Rasanya lezat dan mengenyangkan.

3.     Rujak Teplak

Kuliner khas Tegal yang berikutnya adalah rujak Teplak. Rujak teplak ini memiliki rasa sambal yang khas karena terdapat campuran singkongnya. Rujak teplak itu terdiri dari aneka macam sayuran mulai dari kangkung, juga daun singkong, dan pare, serta kol dan juga tauge. Makan rujak teplak semakin nikmat jika disantap dengan kerupuk.

Nah serukan kuliner di Kota tegal , jangan sampe ketinggalan ya untuk mencicipi kuliner diatas ketika teman hijab main ke Kota Tegal, semoga bermanfaat

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close