Inspiratif

Kisah Teladan 4 Wanita Penghuni Surga (Bagian 4)

Asiyah Binti Muzahim

Hidup di kerajaan yang megah tentu menjadi dambaan setiap wanita. Apalagi bisa menjadi ratu pendamping seorang raja. Hidup mewah dengan harta berlimpah, dihormati, disegani dan dipuja-puji oleh semua orang. Teman Hijab tentu dapat membayangkan betapa bahagia dan sempurna kehidupan seorang ratu.

Tapi ternyata tidak demikian yang dirasakan oleh ratu Asiyah Binti Muzahim, istri Firaun. Kehidupan kerajaan yang glamour serba berkecukupan tidak membuat hidupnya bahagia. Keimanan yang tertancap di dalam hatinya justru membuatnya menderita di bawah seorang suami sekaligus raja yang angkuh, haus kekuasaan, lagi kufur kepada Tuhannya.

Betapa kedudukannya sebagai ratu tidak menolongnya dari berbagai penyiksaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Firaun, ketika ia mengetahui keimanan Asiyah kepada Tuhan selain dirinya. Tapi ternyata kelemahannya sebagai seorang wanita tidak sedikitpun menggoyahkan keimanan dan keteguhan hatinya untuk beriman pada Allah SWT.

Sungguh ujian yang dialami Asiyah sangat berat. Fir’aun pun memerintahkan algojonya untuk memasang tiang pancang. Lalu kedua tangan dan kaki Asiyah diikat pada tiang itu dan dijemur di tengah sengatan terik matahari. Kedua tangan dan kaki Asiyah pun dipaku dan di atas punggungnya diletakkan batu besar.

Siksaan yang begitu berat ternyata tidak menggoyahkan sedikitpun keimanan Asiyah. Karena ia yakin harapan atas apa yang dijanjikan oleh Allah SWT atas keimanannya jauh lebih berharga dan besar ketimbang siksaan demi siksaan yang dia rasakan dari suaminya sendiri.

Di dalam kondisi yang sangat mengenaskan, Asiyah meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala keselamatan dari siksa. Allah berfirman,

وَضَرَبَ اللهُ مَثَلاً لِلَّذِينَ ءَامَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِندَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Dan Allah membuat istri Firaun perumpaan bagi orang-orang yang beriman, ketika itu berkata: “Ya Robbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum dzalim.” (QS. At-Tahrim: 11)

Teman Hijab, sungguh cobaan yang kita rasakan sekarang ini tentu tidaklah sebanding dengan cobaan yang telah menimpa Asiyah. Kelemahan seorang wanita tidak boleh membuatnya putus asa dan menyerah pada keadaan. Apalagi sampai menggadaikan keimanan demi sedikit kesenangan duniawi.

Demikian kisah teladan 4 wanita yang telah mendapatkan jaminan surga atas kesabaran mereka mempertahankan keimanan hingga akhir hayat menjemput. Semoga Teman Hijab dan kita semua diberikan hidayah dan taufiknya agar bisa mengambil pelajaran berharga dari kisah-kisah mereka, aamiin.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close