Inspiratif

Langkah Ikhtiar Ketika Wabah Corona Melanda

Pemerintah Indonesia telah bersatu dan bergotong royong melawan penyebaran wabah Corona Virus Deases atau biasa disebut Covid-19. Korban keganasan virus ini mulai dari masyarakat, pejabat hingga tim medis yang  selalu berada di garda terdepan. Berbagai kebijakan-kebijakan telah disosialisasikan bagi warga Indonesia agar bisa mengurasi resiko terpapar virus yang mematikan ini.

Teman Hijab, pena taqdir sungguh telah mengering. Apa yang akan terjadi di masa yang akan datang sungguh telah ditetapkan oleh Allah SWT. Namun adalah tuntutan syariat agama Islam agar Teman Hijab, kita semua, selalu berikhtiar dalam setiap keadaan. Termasuk keinginan dan harapan agar selamat dari wabah ini, Allah SWT mewajibkan setiap hambaNya agar berikhtiar maksimal dan kemudian tawakkal pada taqdirNya.

Nah Teman Hijab, bagaimanakah seharusnya ikhtiar kita dalam menghadapi wabah corona ini?

  1. Menjauhi Wilayah Yang Terkena Wabah

Apabila telah diketahui suatu wilayah terserang wabah penyakit, dalam hal ini corona, maka Teman Hijab dituntun oleh syariat agar menjauhi wilayah tersebut.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمُ الطَّاعُونَ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأرْضٍ، وأنْتُمْ فِيهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا.

“Apabila kalian mendengar wabah tho’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedangkan kalian ada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri itu.” (Muttafaqun alaihi).

  • Mencari Sebab Kesembuhan dan Menempuh Jalan Keselamatan

Selain menghindari wilayah yang diketahui telah terpapar wabah, Teman Hijab juga harus berikhtiar melindungi diri, keluarga dan masyarakat dari paparan wabah tersebut baik dengan menggunakan obat, vaksin atau alat-alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan lain sebagainya.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz, seorang ulama sekaligus mufti kerajaan Saudi Arabia menjelaskan,

“Tidak mengapa memakai obat apabila dikhawatirkan terkena suatu wabah penyakit atau sebab-sebab lain yang dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit. Tidak mengapa menggunakan obat untuk mencegah penyakit yang dikhawatirkan. Hal ini berdasarkan hadits Nabi yang sahih,

مَنْ تَصَبَّحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ مِنْ تَمْرِ الْمَدِينَةِ لَمْ يَضُرَّهُ سِحْرٌ وَلَا سُمٌّ

“Barang siapa pada waktu pagi memakan tujuh butir kurma Madinah, dia tidak akan diserang oleh sihir dan racun.”

Hadits di atas merupakan petunjuk Rasulullah betapa pentingnya tindakan preventif untuk mencegah bahaya atau penyakit sebelum ia terjadi.

  • Tawakkal Dan Berdoa

Ketika semua ikhtiar telah dilakukan maka langkah paripurna sebagai tameng Teman Hijab adalah berdoa dengan dibarengi tawakkal kepada Allah. Rasulullah SAW pernah meminta perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai penyakit dengan sebuah doa yang patut diamalkan di masa-masa wabah corona ini.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ

Artinya: Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakit. (HR. Abu Daud no. 1554)

Hanya Allah-lah tempat kita berserah diri dan bersandar dari segala ujian dan cobaan di dunia ini. Semoga kita semua diberikan keselamatan dari wabah corona ini dan senantiasa dalam perlindunganNya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close